Tampilkan postingan dengan label Provinsi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Provinsi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Agustus 2025

Susunan Pengurus PWNU Jatim Masa Khidmad 2024-2029


Komposisi dan Personalia PWNU Jatim 2024-2029
Surat Keputusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama 
Nomor: 2350/PB.01/A.II.01.44/99/09/2024 

MUSTASYAR 
KH. Nurul Huda Jazuli 
KH. Miftachul Akhyar 
KH. Anwar Iskandar 
KH. Ubaidillah Faqih
​​​​​​​KH. Mudatstsir Badruddin 
KH. Fuad Nur Hasan​​​​​​​
KH. Zuhri Zaini​​​​​​​
KH. Abdul Ghofur​​​​​​​
KH. Idris Hamid 
RKH. Cholil As’ad Syamsul Arifin 
KH. Abdullah Kafabihi Mahrus​​​​​​​
KH. Muhammad Faishol Anwar 
Prof. Dr. KH. Muhammad Nuh, DEA. 
KH. Mas Mansur Tholhah AS. 
KH. Chusain Ilyas​​​​​​​
KH. Masduqi Abdurrahman Al-Hafidz​​​​​​​
KH. Cholil Dahlan​​​​​​​
Prof. Dr. KH. M. Ridwan Nasir, M.A. 
KH. Irfan Yusuf Hasyim​​​​​​​
KH. Abdus Sami’ Hasyim​​​​​​​
Nyai Hj. Mundjidah Wahab
​​​​​​​Nyai Hj. Mutammimah Hasyim Muzadi
​​​​​​​KH. Hammad Al-Alim Dimyathi At-Turmusi​​​​​​​
KH. Abdul Muqsith Idris​​​​​​​
KH. Athoillah Sholahuddin Anwar 

SYURIYAH 
Rais: KH. Anwar Manshur​​​​​​​
Wakil Rais: KH. Abd Matin Djawahir​​​​​​​
Wakil Rais: KH. Moh Hasan Mutawakkil Alallah, SH., MM. 
Wakil Rais: KH. Agoes Ali Masyhuri​​​​​​​
Wakil Rais: KH. Abdul Adzim Kholili​​​​​​​
Wakil Rais: Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si. 
Wakil Rais: KH. Hadi Muhammad Mahfudz 
Wakil Rais: KH. Ahmad Azaim Ibrahimy Dhofir, M.HI. 
Wakil Rais: Drs. KH. A. Jazuli Nur, Lc. 
Wakil Rais: KH. Husnan Dimyati 
Wakil Rais: KH. Mustaqim Basyari 
Wakil Rais: Dr. KH. Romadlon Chotib, M.H. 
Wakil Rais: Habib Achmad Edrus Al-Habsyi 
Wakil Rais: KH. Ahmad Khoir Zad Maddah​​​​​​​​​​​​​​

Katib: Drs. H. Ahsanul Haq, M.Pd.I. 
Wakil Katib: KH. Mughits Al-Iroqi​​​​​​​
Wakil Katib: KH. Mas Cholil Nawawi 
Wakil Katib: Dr. Abdullah Sodiq, M.Pd. 
Wakil Katib: KH. Sholeh Hayat, SH. 
Wakil Katib: KH. Mohammad Shofiyullah​​​​​​​
Wakil Katib: Dr. Misbahul Munir, SH., M.Ag. 
Wakil Katib: KH. Mohammad Yahya Badrus Sholeh SH. 
Wakil Katib: KH. M Adibussholeh Anwar 
Wakil Katib: KH. Iffatul Lathoif Zainuddin 
Wakil Katib: KH. Ahmad Faris Idrisa, S.E. 
Wakil Katib: KH. Ishari Shofwan., M.Pd.I. 
Wakil Katib: Dr. H. Ilhamullah Sumarkan, M.Ag. 
Wakil Katib: KH. Muadz Harist Dimyathi 

A’WAN 
KH. Muzakky Syah 
KH. Abdul Muchid Murtadlo
​​​​​​​KH. Syafiuddin Abdul Wahid 
KH. Zidni Ilman Nafi’a​​​​​​​
KH. Fahruddin Aschal 
KH. Maimun Syafii​​​​​​​
Prof. Dr. H. Abdul Halim Iskandar, M.Pd. 
H. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., Ph.D. 
H. Muhammad Sarmuji, SE., M.Si. 
Hj. Lita Machfud Arifin 
Dr. H. Akhmad Sruji Bahtiar, M.Pd.I. 
KH. Fuad Anwar​​​​​​​
Prof. Dr. H. M Zainuddin, MA. 
Prof. Dr. H Hefni, M.Ag. 
Prof. Dr. H Nurhasan, M.Kes. 
Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D. 
Prof. Dr. Abdul Aziz, M.Ag. 
KH. Ach Fadlail, MH. 
Prof. Dr. M. Hadi Subhan
​​​​​​​Prof. Dr. H. Abdul Kholid 
Prof. Dr. H. Mas’ud Said, M.Si. 
KH. Abdul Malik, M.Fil.I. 
KH. Muhammad Ismail Al-Ascholy
​​​​​​​Dr. KH. Isyroqunnajah​​​​​​​
KH. A. Panji Taufiq​​​​​​​
Dr. H. A. Muhyiddin Khotib 
KH. Masduqi Thoha 
KH. Ahmad Damanhuri​​​​​​​
KH. Sutrisno, S.HI., M.M. 
H. Nur Hidayat 
H. Saiful Munir, SH., M.Kn. 
Drs. H. Imam Ma’ruf​​​​​​​
Dr. H. Abdul Wadud Nafis, Lc., M.E.I. 
Dr. H. Ma’ruf Syah, M.H. 
Drs. H. Abdul Mujib Syadzili, M.Si. 

TANFIDZIYAH 
Ketua: KH. Kikin A Hakim 
Wakil Ketua: KH. Muh Balya Firjaun Barlaman 
Wakil Ketua: Prof. Akh Muzakki, M.Ag., Grad Dip SEA., M.Phil., Ph.D. 
Wakil Ketua: KH. Abdul Hamid Wahid, M.Ag. 
Wakil Ketua: Drs. H. Taufiq Djalil, M.M. 
Wakil Ketua: Dr. H. Noor Shodiq Askandar, SE., M.M. 
Wakil Ketua: KH. Taufik, M.Pd.I. 
Wakil Ketua: Dr. dr. Muhammad S Niam, M.Kes., Sp.B., Subsp.BD(K) 
Wakil Ketua: H. Ahmad Hakim Jayli, M.Si. 
Wakil Ketua: Prof. Dr. H. Kacung Marijan, Ph.D. 
Wakil Ketua: Prof. Dr. H. Maskuri Bakri, M.Si. 
Wakil Ketua: Prof. Dr. H. Suparto Wijoyo, S.H., M.Hum., CSSL. 
Wakil Ketua: Dr. H. Mustain, M.Ag. 

Sekretaris: Ir. H. Muhammad Faqih, MSA., Ph.D. 
Wakil Sekretaris: Dr. KH. M Wafiyul Ahdi, M.Pd.I. 
Wakil Sekretaris: Prof. Dr. H. Babun Suharto, S.E., M.M. 
Wakil Sekretaris: Haikal Atiq Zamzami, S.Pd.I. 
Wakil Sekretaris: H. Ahmad Fahruddin, S.Si. 
Wakil Sekretaris: Drs. H. Fatchul Aziz, MA. 
Wakil Sekretaris: Prof. Dr. HM Noor Harisuddin, S.Ag., SH., M.Fil.I., CLA, CWC. 
Wakil Sekretaris: dr. R. Hardadi Airlangga, Sp.PD., CMC., CCD. 
Wakil Sekretaris: H. Edy M Ya’qub​​​​​​​
Wakil Sekretaris: Dr. H. M Idham Kholid, SH., MH. 
Wakil Sekretaris: Dr. H. Alfian Futuhul Hadi​​​​​​​
Wakil Sekretaris: Dr. Ir. Muhammad Koderi, ST., MT. 
Wakil Sekretaris: Dr. H. Moh Nurul Huda​​​​​​​
Wakil Sekretaris: H. Muhammad Taufik, S.E. 

Bendahara: H. Yoke Candra Katon, S.T., M.M., CPM. 
Wakil Bendahara: Ir. H. Yahya Taufik Alhabsyi​​​​​​​
Wakil Bendahara: Fauzi Priambodo, M.Medkom 
Wakil Bendahara: H. Rasidi, M.IQ 
Wakil Bendahara: H. Yusuf Adnan, S.Kom., M.M., MBA. 
Wakil Bendahara: KH. Romo Ahmad Suroso


Sumber: NU Jatim 

Minggu, 27 Februari 2022

Perkuat Civil Society, NU Terbuka Menerima Kritik dari Kalangan Pers


SURABAYA — Kekuatan Civil Society di Indonesia mendapat penopang yang kuat untuk menggerakkan fungsinya atas dukungan media massa. Kerja pers yang sehat dan profesional menjadikan posisi tawar Civil Society dan negara semakin kuat, dalam menyuarakan fakta dan kebenaran di tengah masyarakat yang terus berubah.

“NU sebagai Civil Society sudah lazim mengajak kerja sama dengan media massa dan kalangan pers. Karenanya, kolaborasi dengan pengambil kebijakan di institusi media yang dikelola secara profesional akan menjadikan kekuatan tersendiri bagi kemajuan bersama,” tutur Prof DR KH Abd A’la Basyir, Ketua Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-99 NU dalam keterangan Jumat, 25 Februari 2022.

Guru Besar UIN Sunan Ampel yang juga Rais Syuriah PBNU menegaskan, sebagai kekuatan Civil Society NU bersama-sama pers mempunyai tanggung jawab sosial dan moral, untuk melakukan pembelaan terhadap masyarakat secara luas.

“Apalagi, keberadaan media massa selalu berjalan seiring dengan perkembangan masyarakat. Sejak perjalanan bangsa Indonesia sebelum kemerdekaan, media massa berfungsi untuk melakukan kesadaran akan kebangsaan dan perubahan-perubahan ke arah perbaikan masyarakat,” tutur Prof KH Abd. A’la, yang .

Prof. Abd. A’la, yang juga Pengasuh Pesantren An-Nuqoyyah Guluk-Guluk Sumenep, menyampaikan pesan pengantar dalam Forum Group Discussion (FGD) Nahdlatul Ulama dan Forum Pemimpin Redaksi Jawa Timur, digelar di ruang utama kantor PWNU Jawa Timur di Surabaya, Kamis 24 Februari 2022.

Dihadiri lebih dari 40 Pemimpin Redaksi (Pemred) media-media di Jawa Timur, baik media cetak, media elektronika dan media berita online. Mulai dari Jawa Pos, Kompas, Kantor Berita Antara, Duta Masyarakat, SindoNews, Surya, dll. Sedang televisi di antaranya, TV9, JTV, KompasTV, MaduTV, CNN, TVOne, dll.

Siap Menerima Kritik Pers

FGD NU dan Forum Pemred Jawa Timur, juga dihadiri KH Abdus Salam Shohib, Wakil Ketua PWNU Jawa Timur, yang secara intens mendengar masukan dan kritik dari para wartawan senior. Di antara dari media berita online, beritajatim.com, ngopibareng.id, Duta.co, dll. Tak ketinggal, Pemred Majalah Joyoboyo dan Panjebar Semangat menyampaikan kritiknya.

Sedang utusan dari organisasi profesi, ada Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Masyarakat Siber Indonesia (AMSI) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (ITJI).

Pada kesempatan FGD yang dipandu Riadi Ngasiran, disampaikan pesan-pesan soal program NU ke depan oleh Hakim Jayli, CEO TV9, yang juga Wakil Sekretaris PWNU Jawa Timur dan Sekretaris PWNU Jatim Dr Muhammad Hasan Ubaidillah.

Sementara itu, KH Abdus Salam Shohib didampingi Wakil Katib PWNU Jatim KH Sholeh Hayat, memberikan penjelasan, menjelang satu abad, tantangan yang dihadapi NU semakin kompleks. Tidak hanya terkait keumatan namun juga bagaimana respons NU terhadap perkembangan zaman.

Menurut Gus Salam, panggilan akrab Pengasuh Pesantren Manbaul Maarif Denanyar Jombang, NU harus menyikapi dengan bijak dunia digital. Karena dengan sikap bijak itu, jam’iyyah ini tidak akan ketinggalan juga tidak boleh menggadaikan nilai-nilai utama yang dimiliki.

“Seorang yang bijak dan cerdas itu akan mengikuti perkembangan zaman dan akan bersikap sesuai kebutuhan zaman dengan tidak menggadaikan nilai-nilai fundamental seperti akhlak dan norma-norma.

“Namun kita bisa menyesuaikan cara dan desainnya dengan massif di media sosial dan menggunakan platform digital. Karena jika tidak mengikuti zaman, dakwah yang kita tidak sampai di masyarakat,” katanya.

Dalam acara Forum Grup Discussion (FGD) Pemimpin Redaksi se-Jawa Timur itu, Gus Salam juga mengungkapkan ada beberapa masukan yang diberikan para awak media kepada NU.

“Ada banyak masukan dari awak media kepada NU, diantaranya adalah digitalisasi di berbagai hal dan konsentrasi NU dalam kehadiran media di persoalan umat,” ujar Gus Salam, cucu pendiri NU KH Bisri Syansuri.

Kritik-Masukan Selaras Fokus PWNU

Gus Salam memaparkan bahwa sebenarnya masukan-masukan tersebut selaras dengan fokus utama PWNU Jatim.

“Ini sebenarnya sama dengan fokus kita menjelang satu abad ini. Salah satunya yang paling kita inginkan adalah orientasi pelayanan umat yang maksimal. Makanya ada panca harakah yg disitu ada fasilitas kesehatan, BMT, literasi digital, pendidikan, dan pengkaderan. Itulah bentuk pelayanan NU kepada umat,” tutur Gus Salam.

Menjelang FGD ini berakhir, Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar, berkesempatan menyampaikan tanggapan dan sekaligus menutup dengan doa.

“Pada dasarnya, kami siap menerima kritik. Asalkan, media dan kalangan pers bekerja profesional dalam menyampaikan fakta,” pesan Marzuki Mustamar, yang Pengasuh Pesantren Sabilurrosyad Gasek Kota Malang. (*)


Sumber : PWNU Jatim